Laman

Sabtu, 06 April 2013

The Power of Dreams to Indonesia Youth Forum 2013



Salam Pemimpin Muda!
Salam Semangat!
'Stand Up, Speak Up, Take Action!'.
Hii Youths, dalam tulisan ini saya akan berbagi sebuah kisah motivasi dan inspiratif yang saya alami sendiri, tulisan ini merefleksikan bagaimana kekuatan niat dan mimpi. Ketika kita bermimpi kita dihadapkan kepada dua pilihan, yaitu tetap tidur dan melanjutkan mimpi kita atau bangun dan buat mimpi tersebut menjadi nyata. Ya, saya memilih opsi yang kedua, bangun dan mewujudkan mimpi tersebut.
Orang bijak pernah berkata, 
"Ketika kita ingin mendapatkan sesuatu yang belum pernah kita dapatkan, kita harus bersedia melakukan sesuatu yag belum pernah kita lakukan"

***

24 Maret 2013 ditengah nikmatnya kesibukan kuliah dan organisasi, tepatnya jam 8 malam saya mencoba merelaksasi pikiran dengan berselancar di dunia maya. Dan ternyata malam itu Indonesia Youth Forum me-release 200 official delegates terpilih untuk bergabung bersama pemuda terbaik dari seluruh pelosok nusantara di Indonesia Youth Forum 2013 Bandung (23-26 Mei), yang nantinya akan membahas peran pemimpin muda bagi perubahan ,gerakan dari pemuda untuk Indonesia. Jari tangan saya pun mulai mengetik http://www.indonesiayouthforum.com untuk memastikan apakah nama saya ada di antara 200 pemuda pilihan terbaik.

Jeeng jeeeng




Alhamdulillah, luar biasa! Seakan masih belum percaya, karena untuk lolos menjadi 200 pemuda terpilih tidaklah mudah, saya harus bersaing bersama 1013 pemimpin muda dari seluruh nusantara. 200 pemuda  terpilih tersebut berasal dari berbagai  institusi/universitas yang kredibel, UI, UGM, ITB, ITS, Unpad, dll. Sedangkan peserta yang terpilih dari IT Telkom hanya 2 orang, saya dan rekan saya Fahri Adnantya. Setelah terdiam beberapa saat, ya mungkin inilah rezeki saya, karena rizki itu tidak akan tertukar dan salah alamat. Semakin dekat dengan salah satu impian saya tahun ini, berkumpul dengan pemuda terbaik dari seluruh nusantara untuk melakukan gerakan bersama, berperan aktif dan memberikan kontribusi nyata bagi perubahan. Setelah sebelumnya di tahun 2012, saya mengikuti Jambore Pemuda Indonesia dari Kemepora-RI.
***
Pertama kali mengenal IYF  dari seseorang yang sangat luar biasa, sebelumnya dia mengikuti Forum Pelajar Indonesia dan  1st IYF yang juga diselenggarakan oleh ISYF.  Dia menceritakan  apa saja yang ia lakukan di forum tersebut, ketika itu saya meniatkan untuk bisa bergabung di event tersebut. Sekitar bulan februari, saya mendapat kabar bahwa 2nd IYF akan diselenggarakan tanggal 23-26 Mei di Bandung, kebetulan sekali saat ini saya kuliah dan tinggal di Bandung. 
Pendaftaran dibuka, dan bukan main ternyata tidak mudah untuk bergabung dan terpilih menjadi official delegates 2nd IYF, saya harus bersaing dengan pemimpin muda dari seluruh nusantara, dan hanya 200 pemuda terbaik yang akan dipilih. Sedikitnya ada 5 aplikasi yang harus saya isi, selain itu kita juga harus aktif di organisasi dan mempunyai sosial project. Sosial project ini bisa yang sudah berjalan, atau sedang dalam perencanaan. Meskipun tidak mudah saya tetap berusaha mencoba, meng-afirmasi diri sendiri dan meyakinkan diri bahwa saya BISA!

Berbicara tentang social project, saya sempat terpikirkan salah satu impian saya. Ketika itu (read: februari) project ini memang belum berjalan, namun dengan niat dan keyakinan project itu mulai berjalan dan berkembang. Berawal dari rasa prihatin melihat realita karakter pemuda Indonesia saat ini, tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkoba, tindak kriminalitas, seks bebas, tidak toleran, dll seakan menjadi rutinitas dan hal yang lumrah di kalangan pemuda Indonesia. Ini menunjukan bahwa bangsa Indonesia sedang mengalami krisis karakter yang menyebabkan pemuda Indonesia miskin gagasan, kreasi, kurang inovatif, malas, dan tidak produktif. Untuk mengatasi krisis moral dan karakter tersebut diperlukan sebuah gerakan yang aktif dan berkelanjutan. Inilah yang menjadi latar belakang social project yang saya buat. 

Hypno Building School - DC, gerakan  yang bergerak di bidang character building, hypnosis&hypnotherapy dengan sasaran pelajar dan mahasiswa. bertujuan untuk membantu menyelesaikan krisis moral dan karakter pemuda Indonesia, menghimbau seluruh pemuda untuk kembali kepada jati diri bangsa yang bermoral dan beretika, dan mengajak kepada seluruh pemuda untuk mewujudkan Indonesia berkarakter.
***

Selanjutnya, IYF merilis 250 peserta terbaik yang akan lolos ke tahapan selanjutnya, dan hanya akan dipilih 200 peserta terbaik yang akan menjadi official delegates of Indonesia Youth Forum 2013. Tahapan selanjutnya adalah interview, interview dilakukan via online network Skype. Keren nih, untuk pertama kalinya saya melakukan interview via internet, benar-benar memanfaatkan ICT. Meskipun kurang puas dengan hasil interview, saya tetap meng-afirmasi diri bahwa saya BISA!! Hingga akhirnya IYF me-rilis 200 pemuda terbaik terpilih menjadi official delegates of IYF 2013, dan saya termasuk salah satu di antaranya.


Begitulah rangkaian pengalaman saya menjadi official delegates of  IYF 2013, bertambah 1 lagi daftar mimpi saya yang mulai tercapai. Semoga tulisan ini bisa menjadi kisah inspiratif khususnya bagi pemuda mempunyai mimpi dan cita-cita besar.
'Stand Up, Speak Up, Take Action!'.
 ***


Jangan takut untuk bermimpi, dalam artian ketika kita sedang bermimpi, wujudkan mimpi tersebut menjadi kenyataan. Caranya? Bangun!!
Niatkan segala sesuatunya, ketika kita mempunyai niat terhadap sesuatu, dan menanamkannya dalam pikiran bawah sadar kita. Secara otomatis akan mengalir sugesti dan energi positif yang luar biasa yang bisa mengantarkan kita pada sesuatu yang kita niatkan. Baik itu niat baik atau buruk, secara sadar maupun tidak sadar sistem pikiran kita akan tertuju ke sana. Dan pikiran bawah sadar punya mekanisme sendiri untuk mewujudkannya.

“ Cara memulai sesuatu adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan”
Mari bergerak! Sampai jumpai di Bandung 23-26 Mei 2013
Official Delegates of Indonesia Youth Forum 2013.
'Stand Up, Speak Up, Take Action!'.


Fanpage: www.facebook.com/IndonesiaYouthForum2013
Twitter: @IYF2013








Senin, 18 Maret 2013

Jika Anda ingin . . .

Jika Anda ingin didengar, dengarkanlah orang lain.
Jika Anda ingin diperhatikan, perhatikanlah orang lain.
Jika Anda ingin bahagia, bahagiakanlah orang lain.
Jika Anda ingin dilindungi, lindungilah orang lain.
Jika Anda ingin diterima, terimalah orang lain.
Jika Anda ingin dihargai, hargailah orang lain.
Jika Anda ingin dihormati, hormatilah orang lain.
Jika Anda ingin dikasihi, kasihilah orang lain.

Jika Anda ingin.........

Sabtu, 12 Januari 2013

Next Destination

Temen" suka mimpi?
Mimpi apa nih? #eh  :p

Udah berapa banyak mimpi kalian yang bertransformasi menjadi kenyataan?
Apa mimpi kalian selanjutnya?
Apa mimpi kalian di 2013?

Ya, selalu menarik dan inspiratif kalo bicara tentang impian dan cita-cita, kita semua pasti mempunyai impian tak terkecuali dengan saya. Saya orang yang punya banyak mimpi, dan sebagaimana kita ketahui, cara untuk menjadikan mimpi menjadi nyata adalah dengan Bangun dari tidur. Mari Bangun kawan, hari yang cerah sudah menunggu untuk megiringi kita mewujudkan mimpi-mimpi langit kita..

Ketika kita ingin mendapatkan sesuatu yang belum pernah kita miliki, kita harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan.
Man Jadda Wa Jada.

Next Destination:
Expansi Nasional&Mancanegara

_ Azalea Dete _



Kamis, 10 Januari 2013

Jangan Main-Main dengan Niat

Niat itu apa sih?? Jawab sendiri lah ya, pasti udah tau apa definisinya.
Punya pengalaman menarik dengan niat?
tau tentang kekuatan sebuah niat? udah pernah membuktikan??

Ketika kita mempunyai niat terhadap sesuatu, secara otomatis akan mengalir sugesti dan energi positif yang luar biasa yang bisa mengantarkan kita pada sesuatu yang kita niatkan. Baik itu niat baik atau buruk, secara sadar maupun tidak sadar sistem pikiran kita akan tertuju ke sana.  Ketika kita berniat dan mencurahkannya kepada alam semesta, secara otomatis alam akan merespon dan mengiringi sugesti kita kepada apa yang kita niatkan. (alam mah nuturkeun). Inilah yang disebut The Power of Niat. (gaya euy bahasa na).

So, jangan main-main sama niat karena kita bakal sampai ke sana :)
Man Jadda Wa Jada _





Rabu, 09 Januari 2013

Pemuda dan Agama


Tulisan ini pernah diikutkan dalam Lomba Karya Tulis Nasional (Katalis Harmoni Pemuda 2011) dan mendapat penghargaan sebagai pemenang ke-2..
Oleh :  Gilar Dwitresna
            Institut Teknologi Telkom
            28 November 2011

Pemuda dan Agama

Pemuda mempunyai peran yang sangat besar bagi perkembangan bangsa Indonesia,  pemuda merupakan aset yang sangat berpotensi untuk menjadi agen perubahan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Kaum muda mempunyai keberanian-keberanian yang tidak dimiliki kaum tua, kaum muda  mempunyai kemauan keras untuk belajar dan semangat besar untuk mewujudkan mimpinya. Semangat yang berkobar-kobar,  patriotisme dan nasionalisme yang tinggi merupakan potensi luar biasa yang dimiliki garuda muda. Inilah kelebihan-kelebihan kaum muda yang tidak dimiliki oleh generasi tua.
Bahkan perkembangan bangsa Indonesia di masa lalu tidak lepas dari peran kaum muda. Mulai dari munculnya gerakan-gerakan pemuda seperti Boedi Oetomo tahun 1908 yang menjadi tonggak kebangkitan nasional, lalu diadakannya Kongres Pemuda I dan Kongres Pemuda II pada tahun 1928 yang selanjutnya kita kenal dengan peristiwa sumpah pemuda, hingga  proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pun tidak luput dari peran pemuda yang mempunyai semangat juang membara untuk lepas dari penjajahan. Tidak hanya itu, pemuda yang tidak puas akan pemerintahan presiden Soeharto, menuntut adanya reformasi sehingga muncul gerakan-gerakan reformasi yang dipelopori oleh para pemuda.
Dari contoh-contoh peristiwa di atas sangat jelas begitu besarnya pengaruh kaum muda dalam perkembangan bangsa Indonesia. Pemuda-pemuda ketika itu memainkan peran yang sangat penting bagi perubahan bangsa. Tentunya perjuangan garuda muda tidak berhenti sampai di situ, tugas kaum muda masa kini  adalah meneruskan perjuangan para pendahulu kita, mengawal dan mengamalkan nilai-nilai pancasila, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,  dan berperan aktif sebagai agen perubahan, kontrol sosial dan kekuatan moral bagi bangsa Indonesia. Semangat  pemuda yang meledak-ledak untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik diharapkan dapat menjadi kekuatan tersendiri bagi bangsa Indonesia.
Suatu saat masa kepemimpinan generasi pendahulu kita yang sekarang memimpin bangsa akan berakhir. Presiden dan pejabat-pejabat pendukung pemerintahan lainnya akan mengalami pergantian. Kaum mudalah yang akan memainkan perannya sebagai generasi penerus  yang akan memimpin bangsa. Namun sudah seberapa siapkah kita sebagai kaum muda untuk mengemban amanah dan tanggung jawab yang sangat besar itu ?  Realita kehidupan saat ini pemuda  lebih identik dengan perilaku negatif seperti kekerasan, penganiayaan, pergaulan bebas, dan lain sebagainya. Inikah potret pemuda yang akan menjadi penerus bangsa ini? Akan dibawa ke mana bangsa ini bila dipimpin oleh orang-orang seperti itu.
Dari kasus tersebut muncul pertanyaan “ Mengapa hal ini bisa terjadi ? ”. Kaum muda saat ini mulai kehilangan kekuatan dan semangat perjuangan. Pemuda Indonesia terpuruk dengan era globalisasi yang semakin berkembang, kita  kalah dengan perang pemikiran yang dijalankan oleh bangsa-bangsa lain. Kaum muda kita diperangi dengan modernisasi kebudayaan barat yang memberikan dampak negatif sehingga menghilangkan nasionalisme, patriotisme dan semangat juang yang dulu berkobar-kobar. Dampak  dari perang pemikiran ini sangat efektif menghancurkan moral  dan mental kaum muda kita, karena efeknya langsung masuk ke dalam pribadi para pemuda.
Perang pemikiran ini tidak boleh kita biarkan dan harus kita lawan bersama-sama, kaum muda kita tidak boleh kalah dengan ideologi-ideologi barat yang dapat memberikan dampak negatif. Menurut saya, salah satu  solusi terbaik untuk  membentengi pengaruh negatif tersebut adalah dengan memegang teguh ajaran agama. Jika kaum muda kita mempunyai landasan agama yang kokoh, saya yakin pengaruh-pengaruh negatif tersebut tidak akan bisa meruntuhkan moral dan mental kaum muda kita. Saya yakin tidak ada satu agama pun yang membenarkan tindak kejahatan seperti kekerasan, pergaulan bebas, korupsi ataupun sebagainya. Apabila ajaran-ajaran agama tersebut dipegang dengan teguh dan diamalkan sesuai dengan iman , islam, dan ihsan maka sebesar apapun perang pemikiran yang dilancarkan bangsa lain, tidak akan bisa merobohkan benteng pertahanan moral garuda muda kita.
Agama bisa membentuk moral, mental, dan karakter bangsa Indonesia. Agama menjadi basis pembinaan emosi dan spiritual. Tetapi itu saja belum cukup, selain harus mempunyai semangat juang, nasionalisme, dan patriotisme, pemuda Indonesia harus mempunyai kecerdasan intelektual yang tinggi agar bisa bersaing dengan bangsa lain.   Oleh karena itu di samping pembinaan emosi dan spiritual, harus ada pembinaan intelektual sehingga menghasilkan prestasi dalam kompetisi yang sehat sehingga bisa memacu pemuda untuk terus berkarya dan bersaing demi kemajuan bangsa.
Dengan kondisi bangsa seperti ini pemuda diharapkan terus menempa ,melatih dan membina diri menjadi pribadi mandiri yang mempunyai kematangan intelektual, kreatif, inovatif, percaya diri , mempunyai jiwa kepedulian sosial yang sangat besar serta rela mengabdi bagi masyarakat , bangsa dan negara. Apabila sikap-sikap tersebut diimbangi dengan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual, itulah sosok pemuda ideal yang diharapkan menjadi pemimpin bangsa dan menggantikan generasi tua nantinya. Dan saya yakin kaum muda seperti itu akan lebih baik daripada generasi tua yang sekarang memimpin bangsa. Pemuda diharapkan menjadi solusi bagi  permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat, kaum muda harus memainkan perannya sebagai kontrol sosial dan stabilisator negara.
Proklamator kemerdekaaan Republik Indonesia pernah berkata “  berikan aku 1000 orang tua niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia ”, dari kutipan kata-kata bung Karno tersebut sangat jelas bahwa bung Karno mempunyai harapan yang sangat besar kepada para pemuda. Nasib bangsa Indonesia selajutnya berada di tangan kaum muda, karena pemuda mempunyai potensi, kecerdasan, dan semangat juang yang sangat tinggi. Harapan dan kepercayaan para pendahulu kita harus kita jawab. Itu semua amanah bagi kita semua selaku garuda muda untuk membawa bangsa ini menuju kejayaan.
Sebagai mahasiswa yang tentunya adalah kaum muda, tentunya kita wajib turut berjuang untuk meneruskan perjuangan agung dan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Selain dengan pengamalan nilai agama dan pancasila, perjuangan  itu harus kita wujudkan dengan mengamalkan tri dharma perguruan tinggi, kaum muda dalam hal ini mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian terhadap masyarakat. Pendidikan dalam konteks menerima dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diterima selama menjadi mahasiswa. Penelitian meliputi kajian-kajian  baik perbaikan maupun penemuan baru demi kemajuan bangsa. Pengabdian terhadap masyarakat yaitu pengamalan potensi, ilmu dan pengetahuan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat.
Saya optimis pemuda masih tetap memainkan perannya menjadi agen perubahan, kontrol sosial dan kekuatan moral bagi bangsa Indonesia. Di samping perilaku negatif yang dilakukan oleh sebagian oknum pemuda tidak bermoral, masih banyak  perilaku positif yang dilakukan pemuda bagi bangsa. Dari segi prestasi misalnya, pemuda Indonesia menorehkan prestasi-prestasi gemilang yang membanggakan kita semua selaku rakyat Indonesia. Indonesia Raya berkumandang dan bendera kebangsaan sang merah putih berkibar di tiang paling tinggi. Prestasi pemuda Indonesia di kancah internasional bisa menjadi contoh nyata dari kebangkitan pemuda. Prestasi itu sungguh memukau baik di olimpiade sains,  riset  , ataupun kompetisi olahraga yang baru-baru ini usai digelar seperti SEA GAMES. Prestasi ini dapat membongkar stigma negatif yang selama ini telanjur melekat bagi Indonsia.
Kenyataan ini menandakan bahwa sebenarnya kaum muda Indonesia memiliki kualitas luar biasa bahkan mengungguli negara-negara lain. Beberapa prestasi ini menjadi alasan bagi banyak orang yang beranggapan bahwa Indonesia bisa jaya oleh pemuda. Bahkan seperti sudah menjadi keperacayaan bagi banyak orang bahwa sebenarnya bangsa Indonesia ini bisa maju jika dipimpin oleh kaum muda.
Ini merupakan salah satu modal besar, pemuda Indonesia pempunyai potensi yang luar biasa. Kaum muda yang sempat terpuruk kini mulai bangkit dan mengembangkan potensi dirinya. Garuda muda siap untuk bersaing dan meneruskan perjuangan agung bangsa Indonesia. Saya selaku pemuda Indonesia mengajak rekan-rekan semua untuk terus berjuang demi kejayaan agama dan negara. Mengajak rekan-rekan semua untuk terus berkreasi, melakukan inovasi-inovasi demi kemajuan bangsa. Dan mengajak rekan-rekan semua untuk peduli serta mengabdi untuk agama dan bangsa Indonesia.
Apabila ada 1000 orang yang berjuang demi agama dan bangsa Indonesia, maka salah satunya adalah aku. Apabila ada 100 orang yang berjuang demi agama dan bangsa Indonesia, maka salah satunya adalah aku. Apabila ada 10 orang yang berjuang demi agama dan bangsa Indonesia, maka salah satunya adalah aku, dan apabila hanya ada 1 orang yang berjuang demi agama dan bangsa maka itu adalah aku.
Hidup Rakyat Indonesia!!!
Hidup Pemuda Indonesina!!!
Hidup Mahasiswa !!!

Bergerak!


Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah Anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan.
Dan cara terbaik untuk memulai sesuatu adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan


pict from: http://invesprima.wordpress.com/artikel-prima/